Semuanya Dalam Sehari…

SENDIRI…
itu sahaja yang mampu terungkap…
setelah sekian lama…
naskhah ini menjadi teman, mendengar luahan hati ;
setelah sekian lama…

semuanya saat aku memerlukan penyokong,
di waktu kejatuhan ini…

sunyi…
itu sahaja yang terungkap saat itu berlalu,
‘bulatan’ dipindah; yang tidak menjadi atau mungkin belum lagi;
adalah yang menjadi harapan gantungan aku, terasa meninggalkan pergi…

Lari dari aku, tinggal bersama,
yang tidak sehaluan; yang tidak membina; yang tidak berjalan;
yang tergendala; yang tidak terurus;… yang tidak kesampaian…

Melahirkan ini, titisan indah bungaan hati;
lambang aku tidak kenal apa itu henti…

Semuanya dalam sehari,
Sayyidul Ayyam yang mulia,
21 yang keramat… mungkin…

About ubaizubair

‘ aKu mEnyinTaI MU KeRanA AgaMa yAng aDa pAda MU, JikA KaU hiLanGkan agAmA pAda DiRi MU, HilAngLah CinTa KU PaDa MU…’ View all posts by ubaizubair

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: